Server Colocation: Rumah Khusus untuk Infrastruktur Data Anda

· 2 min read
Server Colocation: Rumah Khusus untuk Infrastruktur Data Anda

Mengenal Server Colocation Server colocation adalah server fisik milik perusahaan yang ditempatkan di pusat data yang dirancang khusus untuk tujuan tersebut. Alih-alih menyimpannya di ruang kantor, gudang, maupun ruang server di lingkungan kantor yang bising, Anda menggunakan ruang rak yang disediakan bersama fasilitas pendukungnya.




Anda bisa menganggapnya seperti menyewa tempat tinggal yang aman bagi server Anda.

Anda menyediakan perangkat kerasnya, sementara pusat data menyediakan pasokan listrik, pendinginan, konektivitas internet, serta perlindungan fisik. Pengaturan sederhana ini ideal bagi perusahaan yang menginginkan kontrol atas hardware sendiri tanpa harus menanggung biaya membangun data center sendiri dari awal.

Keuntungan Menggunakan Server Colocation baca di sini

Pasokan Daya: Sulit untuk mendapatkan sistem UPS yang cukup andal untuk server di lingkungan kantor. Pemadaman listrik dapat membuat sistem tidak berfungsi hanya dalam beberapa detik.

Pusat data menyediakan sistem daya redundant, baterai backup, serta generator untuk mengantisipasi gangguan listrik.

Akses Jaringan: Di kebanyakan kantor, perusahaan sering kali hanya bergantung pada satu provider internet. Pusat data dapat terhubung ke berbagai provider dalam waktu yang sama, sehingga koneksi Anda tidak akan langsung kehilangan koneksi sepenuhnya jika salah satu penyedia mengalami gangguan.

Pendinginan: Server menghasilkan banyak panas; ruangan yang terasa nyaman bagi karyawan bisa menjadi sangat panas bagi beberapa rak server.

Pusat data dilengkapi dengan sistem cooling yang dirancang untuk server untuk mencegah server mengalami panas berlebih (overheating).

Perlindungan Fisik: Meskipun akses mungkin bukan hal yang sangat krusial bagi lingkungan kantor kecil, bagi bisnis yang sangat bergantung pada servernya, mencegah akses tidak sah atau gangguan fisik sangatlah penting. Fasilitas ini mencakup pengawasan serta sistem keamanan.

Perbandingan Colocation dan Cloud Hosting

Colocation dan cloud hosting sangatlah berbeda. Cloud hosting memungkinkan Anda menggunakan sumber daya komputasi melalui sistem sewa tanpa harus mengelola perangkat keras sendiri; layanan ini sangat fleksibel dalam hal skalabilitas, namun memberikan kontrol yang lebih terbatas.

Server colocation adalah sepenuhnya menjadi milik Anda. Hal ini memungkinkan Anda mengonfigurasi server sesuai spesifikasi yang diinginkan (CPU, RAM, penyimpanan, OS), berbeda dengan konfigurasi virtual berbasis cloud.

Ini berarti Anda harus memastikan pemeliharaan server dilakukan sendiri, meskipun banyak fasilitas menyediakan layanan bantuan teknis jarak jauh untuk menangani perangkat keras Anda.

Pertimbangan Sebelum Menggunakan Layanan Colocation

Pasokan Listrik: Pastikan fasilitas tersebut dapat menyediakan amperage dan voltage sesuai kebutuhan, serta pasokan daya yang konsisten. Banyak penyedia menggunakan faktor ini untuk menentukan besarnya biaya yang dikenakan, jadi pahamilah bagaimana perhitungannya dilakukan.

Jaringan: Bisnis yang sangat bergantung pada server mereka membutuhkan pusat data yang menyediakan pilihan carrier yang beragam untuk koneksi jaringan.

Akses ke Perangkat Secara Fisik: Anda mungkin perlu mengakses perangkat keras secara langsung, jadi pastikan Anda memahami kebijakan terkait akses sepanjang waktu atau mekanisme penjadwalan.

Dukungan: Baik berupa layanan *remote hands* maupun staf teknis yang bekerja di fasilitas pusat data, layanan dukungan dapat menjadi salah satu faktor utama.

Kolokasi adalah opsi yang menarik bagi mereka yang menginginkan kontrol serta fleksibilitas seperti memiliki server sendiri, tanpa harus mendirikan data center sendiri dari awal.